Fakta Hari Ini
Indeks
banner 728x250

Kepuasan Publik Tembus 81 Persen, Kinerja Mirza Disebut Makin Dirasakan Masyarakat

18 views
banner 120x600
banner 468x60

 

BANDAR LAMPUNG, ARUSLAMPUNG — Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang menembus lebih dari 81 persen dinilai sejalan dengan sejumlah kebijakan dan capaian pemerintah yang disebut mulai dirasakan langsung masyarakat.

banner 325x300

Anggota Komisi II DPRD Lampung, Mikdar Ilyas, menilai angka tersebut bukan sesuatu yang mengejutkan. Menurutnya, berbagai kinerja terukur telah dicapai Pemerintah Provinsi Lampung selama kepemimpinan Rahmat Mirzani Djausal.

“Kalau tingkat kepuasan masyarakat terhadap Pak Mirza di atas 81 persen, saya pribadi tidak kaget. Karena memang beliau betul-betul berbuat untuk masyarakat Lampung dan berbagai kinerja terukur sudah dicapai,” kata Mikdar, Jumat (18/9/2026).

Salah satu capaian yang disorot yakni tingkat kemantapan jalan provinsi Lampung yang disebut telah mencapai sekitar 85 persen. Menurut Mikdar, capaian tersebut menjadi perhatian karena terjadi di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

“Ini prestasi luar biasa. Ketika anggaran terbatas, biasanya pembangunan dan kondisi jalan mantap menurun. Di Lampung justru meningkat. Artinya, beliau piawai menggunakan anggaran yang terbatas,” ujarnya.

Selain infrastruktur, sektor pertanian juga dinilai menjadi salah satu bidang yang ikut memengaruhi penilaian masyarakat. Mikdar mencontohkan program pupuk cair yang diberikan kepada kelompok tani dan gabungan kelompok tani atau gapoktan.

Berdasarkan hasil yang disampaikan kepadanya, penggunaan pupuk tersebut disebut mampu meningkatkan produksi sekitar 20 hingga 30 persen dengan biaya yang relatif murah.

“Bagaimana masyarakat tidak memberikan penilaian positif kalau biaya murah, sementara hasil produksi meningkat?” katanya.

Perhatian pemerintah juga disebut berlanjut pada sektor pascapanen melalui bantuan dryer atau alat pengering. Fasilitas tersebut dinilai dapat membantu meningkatkan kualitas dan nilai jual hasil pertanian, sekaligus memungkinkan petani menyimpan hasil panen sembari menunggu harga yang lebih baik.

Komoditas singkong turut menjadi sorotan. Mikdar menyebut regulasi tata niaga singkong melalui Peraturan Gubernur Lampung memberikan kepastian harga bagi petani, yakni Rp1.350 per kilogram dengan rafaksi maksimal 15 persen.

Menurutnya, kebijakan tersebut berkaitan dengan sekitar 500 ribu hektare lahan dan sekitar 2 juta masyarakat di 7 kabupaten penghasil singkong yang menggantungkan kehidupan pada komoditas tersebut.

Ia membandingkan kondisi tersebut dengan sebelumnya, ketika harga pembelian singkong disebut berada di kisaran Rp600 hingga Rp800 per kilogram dengan potongan yang menurutnya dapat mencapai 30 hingga 40 persen.

“Ini bentuk keberanian sekaligus perhatian terhadap petani singkong Lampung,” ujarnya.

Di luar sektor ekonomi dan pertanian, Mikdar menilai perhatian pemerintah terhadap kesehatan dan penanganan bencana juga turut membentuk persepsi masyarakat. Ia menyebut Gubernur Mirza kerap turun langsung ketika masyarakat menghadapi bencana maupun berbagai persoalan di lapangan.

“Beliau turun membantu masyarakat tanpa melihat waktu. Konsentrasinya penuh untuk masyarakat,” katanya.

Mikdar juga menyoroti sinergi antara Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela dalam menjalankan pemerintahan. Menurutnya, kerja sama keduanya turut mendapat perhatian publik.

Meski demikian, Mikdar berharap capaian tingkat kepuasan tersebut tidak membuat pemerintah berpuas diri. Ia mendorong agar kinerja pemerintahan terus diperkuat, terutama dalam pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, pelayanan kesehatan hingga pendidikan.

“Semoga Lampung ke depan semakin maju dan mampu bersaing dengan provinsi-provinsi maju lainnya, tidak hanya di Sumatera tetapi juga dengan daerah-daerah maju di Pulau Jawa,” ujarnya.

Mikdar menilai, selain capaian kebijakan, gaya kepemimpinan Mirza yang disebut dekat dengan masyarakat juga menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian publik.

“Beliau secara pribadi sangat baik dan tidak menjaga jarak dengan siapa pun. Beliau mau mendengarkan keluhan masyarakat. Itu salah satu hal yang membuat kami kagum,” pungkasnya.

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *